Dare to be “Green”
Jul
10

Pesona Adenium yang menggema


Temen2 dagh pada tau belum yang namanya adenium? Hmm…(loading dulu bentar nigh!). Kalo dari image yang temen2 liat di sini, pasti akan mengatakan bahwa itu adalah sejenis tanaman hias. Atau klo yang ga gaptek2 bgt sama serba-serbi tanaman hias, pasti bakal nyeletuk “ ini pasti bonsai degh…”. He3x. Ampirrr bener! Pasalnya adenium belakangan ini memang sedang menggila di nursery (toko tanaman hias) di seantero dunia. Dan saat ini sedang digandrungi oleh para pemburu tanaman hias yang kebanyakan berasal dari asia atau daerah-daerah yang beriklim tropis. Padahal kalo kita tilik dari historisnya, adenium ini berasal dari gurun pasir di daratan afrika dan jazirah arab. Bentuknya pun unik sama seperti bonsai. Letak keunikannya itu berasal dari bunga dan bonggol adenium (akar adenium yang merupakan keluarga umbi-umbian). Bentuk yang unik ini lah yang dicari oleh para kolektor adenium. Tak ayal mereka berani mengeluarkan kocek jutaan bahkan puluhan juta untuk membeli tanaman ini. Sehebat apasih tanaman ini?

Menjawab pertanyaan yang sebelumnya, rasanya kita ga puas klo ga liat langsung yagh. Kaya gimana sigh hebatnya adenium sampai para kolektor adenium termasuk yang di Indonesia bela-belain ke nursery or pameran di luar negeri demi tanaman tersebut. Btw, tanaman ini pasti heboh banget yagh. Ternyata tmen2…Setelah saya liat sendiri tanaman adenium ini. Komentar saya yaitu “no komen” ^_^. He3x. Maksudnya, saya ga bisa komentar mengenai tanaman ini, karena begitu indah diliat dan menyejukan mata (mangnya AC :D ). Lokasi adenium yang ddakuw liat itu berada bekasi timur aka rumagh ortu kuw. Ccck…dakuw baru tau ternyata my mom ngoleksi juga togh. Pucuk dicinta ulam tiba. Sampe 2 jam dakuw ngiterin halaman rumah ortu sambil merem melek ngeliatin adenium nan indah walaupun ukurannya masih di bawah satu meter. Walaupun kecil tp tidak mematahkan semangat ibu kuw untuk senantiasa merawat adenium tersebut agar tumbuh tinggi, yang konon kabarnya semakin tinggi dan tua, adenium ini semakin menarik dan unik. Nagh, sebenernya dakuw juga penegn punya adenium ini. Tp berhubung belum ada duit untuk beli, dakuw nunggu sumbangan dari my mom aja degh. He3x. Gretongan gitu logh….

Dari ulasan di atas, dakuw semakin optimis kalo tanaman hias khususnya adenium ini akan menjadi gandrungan bagi para kolektor tanaman hias or temen2 yang pengen menjajal untuk mengkoleksi tanaman hias. Manfaatnya banyak logh kalo kita memiliki tanaman hias. Lagi pula sebagai masyarakat yang peduli terhadap lingkungan hidup, kita patut melestarikan komponen dari lingkungan hidup itu sendiri yaitu tumbuhan. Ini demi menyelamatkan dunia kita dari disaster akibat pengrusakan lingkungan itu sendiri. So, punya adenium n temen2nya membantu pelestarian lingkungan hidup dan mengurangi kocek duit kita…egh, maksudnya mengurangi efek global warming juga ^_^

So i said :

~save our environtment~




13

Comments »

The URI to TrackBack this entry at: here

  1. Gravatar Image

    waaah setuju tuh, banyakin pohon …, apalagi Bandung pohon2 GD dah ditebangin, tapi hon…. keknya anggrek juga boleh tuh… tapi akng mah ndak bisa ngurusnya he he

    ooh iya melihat sesuatu yg hijau konon kabarnya bisa menghilangkan stress, melihat rumput saja itu kalo dihayati, dampaknya bagi jiwa menurut saya bisa dahsyat, nyegerin gituh, apalagi adenium atau tanaman hias lainnya (tapi koq kalo dipoto tsb adeniumnya GD, daunnya koq dikit, nggak kayak yg pernah aku liat yg dalem pot)

    *sebetulnya kalo aku dari kecil pengen banget nanem pohon durian…. (ndak nyambung sama tanaman hias dah kekekek)

    Comment by adit — July 10, 2007 @ 9:39 am

  2. Gravatar Image

    klo anggrek itu susagh ngerawatnya di banding adenium…di samping anggrek cepet mati klo ga di siram 2-3 hari, dia cocok di tanam di dae yang dingin ky bandung. Klo adenium lebih praktis ngerawatnya.
    Justru ko adenium yg di tonjolin tugh bonggolnya krn masigh kerabat umbi2an, nagh yg menariknya itu ada bunga di atasnya. amaizing kataku…
    so, say…kpn nanti kita bisa dong punya tanaman hias ^_^

    Comment by zahra — July 17, 2007 @ 1:55 pm

  3. Gravatar Image

    Aye tanem adenium… sama si mbok disiramin teruss… setelah dicaram jangan dicebor… sekarang koq kempes ya…. gimana nih!?

    Comment by JangAAN — October 3, 2007 @ 4:17 am

  4. Gravatar Image

    adugh pak…mbok yagh jgn disiram banyak2…3 hari sekali ajagh …adenium itu kan tanaman daerah gurun kaya di timur tengah…makanya ga harus banyak2 disiram…bonggolnya itu merupakan cadangan air nya…so

    Comment by zahra — October 25, 2007 @ 9:20 am

  5. Gravatar Image

    Yah. mudah kembang biaknya, itung itung buat penghijauan dan keindahan lumayan harganyapun lumayan . Tapi waaalah saya sih kagak mau kalau suruh tinggal di tempat adenium berasal, audzubillah panasnya.

    Comment by Sutjito Hadi Sudarmo — January 24, 2008 @ 4:52 am

  6. Gravatar Image

    Yang ngglembung batang bawahnya alias bonggol. bukan akarnya , kalau umbi kan akarnya, apa satu keluarga lain ibu-bapak -7 turunan kali.
    Bentuknya batan beraneka ragam dan bunganyapun aneka warna.

    Comment by Sutjito Hadi Sudarmo — February 12, 2008 @ 7:13 pm

  7. Gravatar Image

    @sujito
    sepengetahuan saya, bonggol adenium itu terletak di pangkal akar. Dan saya baca beberapa artikel, kata bonggol ini selalu menyertai kata akar.

    Dan merupakan keluarga umbi2an ini, semata saya dapat melalui sumber. Hampir sama persis fisiologinya seperti umbi2an.

    Bonggol itu sendiri mengandung arti tonjolan. Nagh, bonggol itu bukan berarti tidak ada gunanya. Sebagai cadangan air, mengingat adenium berasal dari gurun.

    btw, mari kita cari lagi info ttg adenium ini…mudah2an menambah wawasan kita.

    Comment by zahra — February 16, 2008 @ 11:13 am

  8. Gravatar Image

    wach adeniumnya gede juga, tapi kenapa yang disin kecil2 > apa mungkin perjalananya yang sangat jauh dari negeri asalnya kali yee..

    Comment by tiknyo_thop — March 11, 2008 @ 1:28 pm

  9. Gravatar Image

    mas aku punya bibit hasil nyemai sendiri gimana cara mindahinya aku takut adeniumku mati …..

    Comment by bangbang indira — April 11, 2008 @ 2:38 pm

  10. Gravatar Image

    Adenium untuk sampe segedhe itu di habitatnya butuh waktu puluhan bahkan ratusan tahun, dia gedhe karena nyimpen air , batangnya jadi lumbung air/makanan ini tetangga kaktus lah, memang dari habitat tandus & kering cuman ngarepin embun kalau gak pinter nabung ya kempeslah hidupnya, kalau pingin segedhe itu kondisikan nanamnya sesuai dengan habitatnya. Nah karena sudah terbiasa puasa/ prihatin jadi tidak manja, maka kalau mindahin mudah , cabut dengan hati-2 dan lebih baik terikut akarnya

    Comment by Sutjito Hadi Sudarmo — May 28, 2008 @ 5:31 pm

  11. Gravatar Image

    @sutjito

    yaps, klo adenium yang seperti gambar di atas mungkin butuh sampe puluhan tahun untuk tumbuh seperti itu…dan juga, klo dilihat dari latar tempatnya, adenium itu tumbuh liar…

    Comment by zahra — May 29, 2008 @ 11:09 am

  12. Gravatar Image

    bayangin punya socotranum di depan rumah hmmmmmmmm nyami!

    Comment by DIOR — July 2, 2008 @ 8:18 pm

  13. Gravatar Image

    adenium yg daunya berbulu namanya apa?

    Comment by casa — November 18, 2008 @ 1:39 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.